ODDS

Setiap bookies menilai tiap tim dengan nilai koefisien tertentu. Nilai ini dijadikan dasar oleh petaruh untuk menggambarkan seberapa besar keuntungan yang diperoleh apabila tim yang dipasang oleh petaruh mengalami kemenangan ataupun sebaliknya seberapa besar kerugian petaruh apabila tim mengalami kekalahan. Bagi bookies, nilai koefisien ini dijadikan nilai jual kepada petaruh agar bergabung dengan bookies tersebut sehingga tiap bookies memiliki nilai koefisien yang berbeda terhadap sebuah pertandingan. Nilai koefisien inilah yang disebut sebagai ODDS.

 

Odds bisa juga diibaratkan sebagai harga sehingga semakin murah odds akan semakin baik bagi petaruh karena bila tim petaruh menang maka akan semakin banyak keuntungan yang diperoleh bagi petaruh. Semakin kecil odds maka semakin diunggulkan tim tersebut. Tiap bookies memiliki tim yang bertugas menentukan odds di setiap pertandingan dengan berdasarkan beberapa pertimbangan tertentu seperti hasil pertandingan terakhir, komposisi pemaen dan lain-lain sehingga bisa dikatakan bahwa penentuan odds bersifat subjektif. Hal inilah sebagai salah satu dasar penyebab munculnya Arbitrage.

 

Bagi Sports Arb Trader, odds merupakan dasar terpenting dalam trading. Tanpa anda memahami odds, anda tidak akan pernah bisa melakukan trading. Pengetahuan detil tentang odds mutlak diperlukan bagi seorang Sports Arb Trader.

 

FORMAT ODDS

 

1. Fractional (UK)

Penulisan format odds ini biasa digunakan oleh bookmakers yang berasal dari Inggris karena petaruh dari Inggris terbiasa dengan menggunakan format odds ini.

 

Contoh ;

 

Odds Fractional          = 6/4

 

Itu berarti bahwa bila kita bertaruh pada sebuah tim dengan odds 6/4 sebesar 100 USD maka bila tim tersebut menang maka keuntungan yang     anda peroleh sebesar 150 USD atau dengan kata lain bahwa dana kita menjadi 250 USD.

 

2. Decimal (EU)

Penulisan format ini biasa digunakan oleh bookmakers yang berasal dari Benua Eropa, Canada dan Australia karena petaruh dari kawasan ini sudah terbiasa dengan menggunakan format odds ini.

 

Contoh :

 

Odds Decimal = 2.50

 

Itu berarti bila kita bertaruh pada sebuah tim dengan odds 2.50 sebesar 100 USD maka bila tim tersebut menang maka keuntungan yang anda peroleh sebesar 150 USD atau dengan kata lain bahwa dana kita  menjadi 250 USD

.

3. Numerical (US)

Penulisan format ini biasa digunakan oleh bookmakers yang berasal dari Amerika karena petaruh dari Amerika sudah terbiasa dengan menggunakan format odds ini.

 

Contoh :

 

Odds Numerical          = +250

 

Itu berarti bahwa bila kita bertaruh pada sebuah tim dengan odds +250 sebesar 100 USD maka bila tim tersebut menang maka keuntungan yang  anda peroleh  sebesar 150 USD atau dengan kata lain bahwa dana  kita menjadi 250 USD.

 

4. Indo (ASEAN) 

Penulisan format ini biasa digunakan oleh bookmakers yang berasal dari Benua Asia karena petaruh yang berasal dari negara-negara di Benua Asia sudah terbiasa menggunakan format odds ini.

 

Contoh :

 

Odds Indo       = 1.50

 

Itu berarti bahwa bila kita bertaruh pada sebuah tim dengan odds 1.50  sebesar 100 USD maka bila tim tersebut menang maka keuntungan yang  anda peroleh  sebesar 150 USD atau dengan kata lain bahwa dana  kita menjadi 250 USD.

 

Dari semua contoh odds diatas, 6/4, 2.50, +250 dan 1.50 memiliki nilai yang sama walapun ditulis dalam format yang berbeda. Saat ini hampir semua bookies sudah menyediakan pilihan berbagai format odds.

 

KONVERSI ODDS

 

Dalam Sports Arb Trading akan lebih mudah bila kita menyamakan format odds antara 2 bookies sebab ada beberapa bookies yang hanya menyediakan 1 format odss. Kami selalu menggunakan pedoman odds decimal. Hal ini penting agar memudahkan kita dalam melakukan perhitungan nilai arb dan nominal dana yang harus kita pasang di tiap bookies.   

 

1)         Fractional Odds ke Decimal Odds

Decimal Odds  = Fractional Odds + 1

 

Contoh 1  :

Odds Fractional          = 6/4

 

Odds Decimal            = 6/4 + 1 

     = 1.50 + 1

     = 2.50

Odds Fractional 6/4                 =                      Odds Decimal 2.50

 

Contoh 2  :

Odds Fractional          = 2/9

Odds Decimal             = 2/9 + 1

     = 0.22 + 1

      = 1.22

Odds Fractional 2/9                =                      Odds Decimal 1.22

 

2)         Numerical Odds ke Decimal Odds

 

Formula :

 

*) Bila Numerical Odds - (Minus)   :

 

Decimal Odds  = (100/Numerical Odds) + 1

 

Contoh :

 

Odds Numerical         = -110

 

Odds Decimal        = (100/110) + 1

= 0.90 + 1

= 1.90

Odds Numerical -110          =                      Odds Decimal 1.90

 

Odds Numerical     = -152

 

Odds Decimal        = (100/152) + 1

= 0.65 + 1

= 1.65

Odds Numerical -152          =                      Odds Decimal 1.65

 

 

**) Bila Numerical Odd + (Plus)    :

 

Decimal Odds  = (Numerical Odds/100) + 1

 

Contoh :

 

Odds Numerical         = +100

 

Odds Decimal        = (100/100) + 1

= 1 + 1

= 2.00

Odds Numerical +100         =                      Odds Decimal 2.00

 

Odds Numerical         = +235

 

Odds Decimal       = (235/100) + 1

= 2.35 + 1

= 3.35

Odds Numerical +235        =                      Odds Decimal 3.35

 

3)         Indo Odds ke Decimal Odds

 

Formula    :

 

*) Bila Indo Odds + (Plus)                    :

 

Decimal Odds  = Indo Odds + 1

 

Contoh :

 

Odds Indo                  = 1.05

 

Odds Decimal            = 1.05 + 1

     = 2.05

Odds Indo 1.05                        =                      Odds Decimal 2.05               

 

**) Bila Indo Odd - (Minus)                  :

 

Decimal Odds  = (Indo Odds + 1)/Indo Odds

 

Contoh        :

 

Odds Indo                  = 1.09

 

Odds Decimal        = (1.09 + 1)/1.09

= 2.09/1.09

= 1.91

Odds Indo 1.09                                   =                      Odds Decimal 1.91

 

Demikian penjelasan kami tentang seluk beluk odds dan semoga anda bisa mengerti dan memahami fungsi dan peranan odds dalam Sports Arbitrage Trading.

 

  Salam Arb!